Tenda-tenda besar berwarna putih dengan campuran warna biru juga membentang dari pintu masuk gereja. Tenda itu difungsikan sebagai atap bagi umat Katolik yang ingin mengikuti misa perayaan Natal. Ribuan bangku berjajar rapi di halaman gereja.
Meski misa perayaan malam Natal akan dilakukan pada Minggu (24/12) tetapi hari ini gereja tetap menjalankan kegiatan ibadah misa adven, menyambut kelahiran Yesus. Sejumlah petugas pengamanan dari internal Katedral berjaga di pintu-pintu gereja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Umat Katolik masih mengikuti misa Adven terakhir di Sabtu malam ini. Usai misa, tak lupa kegiatan swafoto tetap dilakukan di dekat ornamen-ornamen Natal.
Pekerja menyiapkan dekorasi Natal di Gereja Katedral, Jakarta. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Belasan pria berseragam juga tampak sedang berjaga dan duduk-duduk di pos pelayanan Gereja Katedral itu. Tenda pleton satu berdiri di trotoar. Dua mobil gegana dan satu mobil baracuda terparkir di seberang Katedral.
Bassith mengatakan sejauh ini situasi masih berlangsung kondusif. Sebanyak 106 personil diturunkan untuk mengamankan perayaan malam Natal tersebut.
"Untuk pengamanan dilaksanakan sesuai dengan SOP dan protap yang dijalankan dengan jumlah personil 106 personil, ada bantuan dari TNI, Pemda, Satpol PP, satu unit jibom untuk sterilisasi dan satu pleton pasukan antianarkis," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (23/12).
Bassith mengatakan, posko tersebut sudah aktif digunakan sejak hari ini. Meskipun telah didirikan sejak beberapa hari sebelumnya.
Pos pelayanan tersebut akan digunakan selama 23 Desember hingga 1 Januari 2018. Penjagaan Katedral sendiri memang cukup ketat karena selama ini menjadi ikon perayaan Natal.
"Katedral ini kan seperti ikon ya, penjagaan jadi memang cukup ketat. Dari dalam Katedral sendiri menyiapkan pengamanan sebanyak 110 orang kalau tidak salah," tuturnya.
Sesuai rencana, aparat keamanan mulai melakukan sterilisasi di Katedral mulai besok, Minggu (24/12) pada pukul 12.00 WIB. (pmg)
