"Selamat Hari Natal untuk Saudara saudaraku yang merayakan,” kata Zulkifli dalam keterangannya, Senin (25/12). “Sejak Indonesia merdeka 72 tahun lalu kita sudah sepakat hidup dalam perbedaan, dalam keberagaman. Kuncinya saling menghargai, saling menghormati.”
Zulkifli mengatakan perayaan Natal yang dekat dengan tahun baru dan jelang Pilkada serentak 2018, diharapkan menjadi momen untuk bersatu kembali merajut persatuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Umat kristiani menyalakan lilin saat melaksanakan misa natal di GPIB Immanuel, Jakarta, Minggu 24 Desember 2017. CNNIndonesia/Safir Makki(CNN Indonesia/Safir Makki) |
Sebab, menurut Zulkifli perbedaan pandangan dan pilihan politik yang terjadi saat ini dinilai hampir mengoyak persatuan.
"Apapun pilihan politiknya, mari bersatu kembali sebagai Indonesia,” kata Zulkifli.
[Gambas:Twitter]
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo juga menyampaikan ucapan selamat merayakan natal melalui akun media sosialnya di Twitter dan Instagram.
"Untuk umat Kristiani di seluruh Indonesia, saya mengucapkan selamat merayakan Natal," kata Jokowi.
Jokowi lalu melengkapi ucapan itu dengan menyebut keragaman umat beragama merupakan rahmat.
"Keragaman umat beragama di Indonesia adalah rahmat bagi kita semua," tulis Jokowi dilengkapi dengan inisial -Jkw. Artinya, cuitan itu ditulis sendiri oleh Jokowi. (kid)
