Hal itu berkaitan dengan pertemuan antara para petinggi Partai Gerindra, PKS, dan PAN di Jakarta, Minggu (24/12). Hasilnya, Ketiga partai sepakat berkoalisi untuk sejumlah daerah, salah satunya Pilgub Jabar.
"Kami sangat menghormati pertemuan antara para petinggi Partai Gerindra, PKS, dan PAN. Kami berharap pertemuan untuk menjajaki kerja sama menghadapi pemilihan kepala daerah serentak 2018 tersebut berguna bagi bangsa dan negara," kata Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Irfan Suryanagara, Senin (25/12) dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alhasil, dirinya masih yakin PKS dan PAN masih akan bergandengan tangan dengan Partai Demokrat menghadapi Pilgub Jabar 2018. Selain itu, ia juga meyakini koalisi ketiga partai ini akan terbentuk karena telah tercipta kesepahaman atau chemistry di antara ketiga partai tersebut terkait Pilgub Jawa Barat 2018.
Ketiga partai sepakat koalisi untuk beberapa pilkada pada 2018 mendatang, di antaranya di Pilgub Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, hingga Maluku Utara.
Diketahui, untuk bisa mengusung calon Gubernur-Wakil Gubernur partai atau gabungan partai harus memiliki 20 persen kursi di DPRD.
DPRD Jawa Barat sendiri memiliki 100 kursi. Artinya, dengan memiliki 20 kursi parpol sudah bisa mengajukan nama kandidat.