"Kita sudah sampaikan juga tidak boleh lagi ada pungutan dan kalau ada pungutan baik itu tenda ataupun kebersihan kita akan tindak tegas," kata pria yang karib disapa Sandi saat meninjau langsung tenda para PKL di depan Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Selasa (26/12).
"Pemberi dan penerima kita berikan sanksi," tutur Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung menambahkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Sandi mengatakan, pihaknya juga akan menindak tegas para PKL yang masih melanggar dengan kembali berjualan di atas trotoar. Menurut Sandi, penataan dengan menutup Jalan Jatibaru Raya mulai pukul 08.00-18.00 WIB dilakukan agar para PKL tak berjualan di atas trotoar.
"Kita tegas aja kalau kemarin kita udah sepakat begitu ditata masih ada yang melanggar, kita tegas," tuturnya.
Sandi menegaskan bahwa trotoar harus bersih dari para PKL yang menjajakan barang dagangannya. Di sisi lain, berdasarkan pengamatan CNNIndonesia.com, masih ada PKL yang membuka lapaknya di atas trotoar sekitar Stasiun Tanah Abang. Para PKL tersebut rata-rata menjual makanan serta minuman kemasan.
PKL yang berjualan di atas trotoar juga terpantau di depan pintu Stasiun Tanah Abang yang baru, di Jalan Jatibaru Bengkel. Mereka menjual makanan dan minuman, bermacam aksesoris, pakaian, sepatu dan sandal hingga tas.
Mereka berjejer menggelar dagangannya hanya beralaskan terpal tanpa menggunakan tenda.