Ia menyatakan, para korban luka dan tewas selayaknya diberi santunan untuk keluarga.
"Seharusnya begitu," ujar Anies di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (27/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, jika ada peristiwa maka ada konsekuensi hukum yang berlaku. Ia akan menunggu hasil pemeriksaan kepolisian tentang siapa pihak yang seharusnya bertanggung jawab atas kejadian yang berlangsung Selasa (26/12) malam kemarin.
"Apalagi kami sudah terus mengingatkan bahwa dengan cuaca ekstrem seperti ini, banyak sekali hal-hal yang tidak terprediksi bisa terjadi, ditambah kekuatan dari struktur gedung," kata Sandi.
Sebelumnya, Kepala Polres Jakarta Selatan Mardiaz Kusin Dwijananto mengatakan, salah satu podium yang sedang dibangun mengalami kerusakan hingga menimpa para pekerja yang berada di bawahnya.
"Bukan roboh (apartemen), tapi ada salah satu bangunan yang sedang dibangun, podium patah dan menimpa pekerja," kata Mardiaz saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Rabu (27/12).
Mardiaz menyebutkan salah satu korban meninggal bernama Adi alias Bima, pria 30 tahun asal Purwakarta. Dua orang lainnya yaitu, Khoirul Ma'sum (35) asal Tulung Agung, dan Dedi Irawan yang belum diketahui identitasnya. Sedangkan tiga lainnya luka berat.
Lihat juga:Kanopi Apartemen Ambruk |