Dedi mengatakan, sebagai Ketua DPD Golkar Jabar, ia punya kewenangan untuk melakukan komunikasi politik yang akan menentukan arah koalisi.
"Banyak sekali pasangan-pasangan yang belum terpasangkan. Dari celah-celah itulah dibangun komunikasi dengan seluruh elemen partai politik yang ada di Jabar, sehingga segala kemungkinan menurut saya masih terbuka," kata Dedi usai memimpin rapat koordinasi dan konsolidasi di Kantor DPD Golkar Jabar, di Bandung, Rabu (27/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bupati Purwakarta ini menyebut, Pilgub bukan semata urusan memilih gubernur atau wakil gubernur, namun juga mengubah Jawa Barat menjadi lebih baik.
Dedi Mulyadi resmi diusung Partai Golkar sebagai calon gubernur di Pilkada Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Novrian Arbi) |
Alternatif lainnya yaitu berkoalisi dengan PDIP yang memiliki 20 kursi di DPRD Jabar. Namun formatnya tetap, Dedi sebagai calon gubernurnya.
Menanggapi format kedua koalisi, Dedi menjawab diplomatis. Menurutnya, yang terpenting sosok yang diusulkan dapat diterima masyarakat Jabar.
"Kami terbuka kerjasama dengan siapapun asalkan sosok yang diusungnya diterima masyakarat memiliki potensi memilih itu," kata Dedi. (hyg/sur)
Dedi Mulyadi resmi diusung Partai Golkar sebagai calon gubernur di Pilkada Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)