Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Eriko Sutarduga mengatakan, Ridwan Kamil bukan tidak mungkin diberi peluang untuk diusung. Namun syaratnya, Wali Kota Bandung itu harus membuka komunikasi dengan partai berlambang banteng itu.
"Opsi ketiga kalau ada komunikasi dengan pihak RK (Ridwan Kamil),'' ujarnya.
Lihat juga:Golkar Perintahkan Dedi Mulyadi Lobi PDIP |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua opsi lain yang sedang dikaji PDIP adalah mengusung pasangan calon sendiri. Hal ini memungkinkan karena 20 kursi yang dimiliki di DPRD memungkinkan mereka mengusung calonnya sendiri.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat menjadi pembicara pada pembukaan Sekolah Partai Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDI Perjuangan. (ANTARA FOTO/ Indrianto Eko Suwarso) |
Eriko menegaskan, PDIP tak akan bergabung dengan Golkar dan Demokrat jika akan mengusung duet Dedi Mulyadi dan Deddy Mizwar. Ia mengaku belum ada komunikasi lagi dengan Golkar soal duet ini meski sebelumnya sudah intensif terutama di tingkat pengurus daerah.
"Kami menunggu. Ini belum ada kepastian baru lisan (mengusung Dedi-Deddy). Tapi kami tidak dengan Golkar dan Demokrat (jika Dedi-Deddy)," katanya.
Eriko menambahkan, PDIP bakal melakukan evaluasi akhir pada pekan depan mendekati masa pendaftaran sebelum pada akhirnya menentukan calon yang akan diusung. (sur)
