Kata Sandi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin menerima saran dan masukan dari berbagai pihak tentang konsep penataan Tanah Abang.
"Nanti akan adakan diskusi setiap Jumat untuk bahas soal Tanah Abang ini," kata Sandi di kawasan Thamrin City, Jakarta Pusat, Kamis (28/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kata Sandi, hal ini perlu dilakukan mengingat banyaknya pihak yang memandang kebijakan penutupan jalan itu gagal. Padahal, menurut Sandi, penataan Tanah Abang belum bisa dinilai karena baru berjalan.
Sandi berjanji, setiap masukan dari masyarakat akan ditindaklanjuti, namun dikaji terlebih dulu.
"Kebetulan kami ingin pantau secara keseluruhan, tunggu hasilnya akan kami update terus,” kata dia.
Kebijakan penutupan jalan Jatibaru Raya, Jakarta Pusat dalam rangka penataan kawasan Tanah Abang menuai kritik. Langkah pemerintah DKI Jakarta menutup jalan dan memberikan kesempatan ke Pedagang Kaki Lima untuk berdagang dinilai menyalahi aturan.
Warganet membuat petisi di situs change.org bertajuk "Kembalikan Fungsi Jalan dan Trotoar Tanah Abang." Warga mendesak Anies membuat kebijakan yang lebih cerdas dalam menata PKL Tanah Abang dengan mengembalikannya ke pasar.