"Kami sudah satu visi dan misi, sudah ada 'chemistry' seperti keluarga. Kakak-adik lah dengan Pak Deddy," ujar Dedi Mulyadi di Jalan Kiputih, Rancabentang, Bandung, dikutip Antara pada Senin (1/1).
Selama kunjungan yang berlangsung dua jam itu, Dedi tampak akrab saat berbincang Deddy Mizwar. Pembicaraan keduanya seputar pandangan mengenai pembenahan Jawa Barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dedi mengaku memiliki pemahaman yang sama dengan Deddy Mizwar dalam memetakan situasi politik di Jawa Barat.
"Saya menyampaikan beberapa pokok pikiran tentang otonomi, tentang pengelolaan desa, kemudian lingkungan, kemudian infrastruktur. Hampir sama enggak ada perbedaan apapun," ujar Dedi.
Koalisi dua partai ini mengantongi 29 kursi dan memenuhi syarat untuk mengusung pasangan cagub-cawagub di Pilgub Jabar 2018. Golkar memiliki 17 kursi di DPRD, sementara Demokrat memiliki 12 kursi.
Namun hingga kini belum diputuskan mengenai posisi calon gubernur maupun calon wakil gubernur dari koalisi tersebut. Menurut Dedi, penentuan itu merupakan keputusan dewan pimpinan pusat masing-masing partai.
"Untuk masalah politik biar level DPP yang menyelesaikannya. Bahwa kami tidak dalam posisi (menentukan). Tapi berdasarkan kinerja dan bermanfaat bagi masyarakat" kata Dedi.
Pada kesempatan yang sama, Deddy Mizwar menyebut pertemuan dengan Dedi Mulyadi bukan hanya sebatas rekan kerja semata, namun seperti pertemuan keluarga. Deddy yakin, kedekatan mereka tidak akan terpengaruh situasi politik yang sangat dinamis.
"Kalau gini, besok tinggal dilantik kayaknya. Dalam melihat Jawa Barat kita sama," katanya. (ugo)