"Alhamdulillah positif, cuma ya sedih saja ternyata ada seratusan pasangan yang tidak jadi menikah karena terkendala administrasi," ujar Sandi di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1).
Usai menggelar nikah massal itu, dia baru menyadari masih banyak warga Jakarta yang tak mampu menyelenggarakan pernikahan. Ketidakmampuan ini, kata Sandi, mayoritas karena terhalang urusan pembiayaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sandi, tak sedikit di antara mereka justru telah menikah dan tinggal bersama selama puluhan tahun. Namun mereka tak tercatat di Pengadilan Agama.
"Jadi dengan adanya nikah massal ini, membantu mereka dicatatkan secara administratif statusnya secara kenegaraan," ujar Sandi.
Saat acara nikah massal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjanji akan terus menggelar kegiatan tersebut setiap menjelang tahun baru. Menurutnya, nikah massal digelar untuk menepati janji kampanye Anies-Sandi.
"Insya Allah tahun depan lagi, kami akan terus melaksanakan acara pernikahan massal ini," kata Anies. (pmg)