Menurut Gus Ipul, waktu sudah sangat dekat, sehingga dirinya harus siap dipasangkan dengan siapa pun. Termasuk Risma jika dimajukan oleh PDI Perjuangan menggantikan Azwar Anas.
“Dalam situasi seperti ini tentu kami siap dipasangkan dengan siapa pun. Terutama dengan yang tadi saya maksud,” ucap Gus Ipul di kantor DPP Partai Kebangkitan Bangsa, Jakarta, Jumat (5/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih dari itu, Gus Ipul juga menganggap Risma merupakan tokoh populer di kalangan masyarakat Jawa Timur.
Gus Ipul mengaku belum berkomunikasi dengan Risma hingga saat ini. Dia pun enggan berspekulasi apakah Risma yang akan benar-benar dimajukan PDIP menggantikan Azwar menjadi calon wakil gubernur.
Gus Ipul tidak mempersoalkan apabila Azwar mundur dari pencalonan dan bukan Risma yang dijadikan pengganti oleh PDIP. Yang penting, kata dia, pengganti Azwar nanti mesti sosok yang diterima oleh semua pihak.
“Terutama yang selama ini telah berjuang bersama,” lanjut Gus Ipul.
Terkejut dengan Kabar Azwar Anas
Gus Ipul mengaku terkejut dengan kabar bahwa Azwar Anas berencana mengundurkan diri dari calon wakil gubernur.
“Beberapa hari menjelang pendaftran sesuatu yang mengejutkan dan tidak terduga,” kata Gus Ipul.
“Tentu ini ada imbasnya terhadap saya dan waktu yang ada kita manfaatkan untuk mengambil langkah-langkah “ ujarnya melanjutkan.
Dia mengamini telah dikirimi pesan singkat oleh Azwar mengenai pengunduran diri dari cawagub Jawa Timur.
Akan tetapi, isi pesan tersebut masih belum rinci. Azwar tidak menjelaskan apa alasan pengunduran dirinya. Gus Ipul sendiri pun mengatakan belum bertemu atau berkomunikasi lagi dengan Azwar untuk mengetahui hal tersebut.
“Tentu yang paling bisa menjelaskan ya Mas Anas,” ucap Gus Ipul.
(gil)