Rencana dan strategi telah dirumuskan keduanya sebelum beredar kabar bahwa Azwar ingin mundur dari posisi cawagub.
"Sudah cukup matang. Selama ini saya sudah menyusun langkah dan kita saling memperkuat," ucap Gus Ipul di kantor DPP PKB, Jakarta, Jumat malam (5/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gabungan partai dan relawan. Ada juga tim bayangan. Macam - macam," ujar Gus Ipul.
Namun, dia menyayangkan beredarnya kabar pengunduran diri Azwar dari posisi cawagub. Kabar tersebut, kata Gus Ipul, membuat tim yang tengah mempersiapkan diri untuk menjalankan misi harus berhenti.
Dia takut rencana yang selama ini telah dimatangkan tidak akan digunakan lagi jika Azwar diganti dari posisi cawagub. Gus Ipul mengaku lebih ingin menjalankan misi pemenangan sesuai dengan yang telah dibuat bersama Azwar.
"Mudah-mudahan tidak berbeda dengan rencana yang sudah dibuat,” ujar Gus Ipul.
Hingga saat ini, Gus Ipul masih belum mendapat kejelasan dari Azwar yang ingin mengundurkan diri dari cawagub. Dia mengatakan terakhir bertemu Azwar yakni lima hari yang lalu. Gus Ipul juga belum menentukan hari bersama Azwar untuk bertemu.
Gus Ipul juga enggan merayu Azwar untuk tetap menjadi pendampingnya apabila sudah membeberkan alasan rencana pengunduran diri.
"Enggaklah. Kita sama-sama dewasa. Sama-sama tahu apa yang harus dilakukan," kata Gus Ipul. "Kita masih punya kesempatan karena kita belum mendaftar. Bayangkan kalau sudah mendaftar," ujarnya.