Jenazah Bayi Ditemukan dalam Toilet Pesawat Etihad di Soetta

Gloria Safira Taylor, CNN Indonesia | Sabtu, 06/01/2018 23:10 WIB
Jenazah Bayi Ditemukan dalam Toilet Pesawat Etihad di Soetta Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menyatakan terdapat penemuan jenazah bayi di tempat sampah toilet pesawat maskapai Etihad yang tengah mendarat. (CNN Indonesia/Hesti Rika Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polres Kota Bandara Soekarno-Hatta menyatakan terdapat penemuan jenazah bayi di tempat sampah toilet pesawat maskapai Etihad yang tengah mendarat.

Kapolres Kota Bandara Soekarno-Hatta Akhmad Yusep Gunawan mengatakan temuan itu berdasarkan hasil dari piket Unit 4 Satreskrim yang menerima laporan terkait temuan bayi dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

"Waktu kejadian Sabtu, 6 Januari 2018 jam 17.45 WIB di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta," jelasnya dalam keterangan resmi, Sabtu (6/1).



Ia menjelaskan, penemuan terjadi di tempat sampah toilet pesawat Etihad EY 474 tujuan Abu Dhabi yang transit di Bangkok dan tiba di Jakarta.

"Saudara Andri selaku cleaning service yang pertama kali mengetahui ada sesosok bayi di dalam tempat sampah yang berada di toilet pesawat. Bayi diketahui berjenis kelamin laki-laki," katanya.

Barang bukti yang ditemukan, lanjut Akhmad, antara lain manifest penerbangan, sample darah dan barang bagasi dan dokumen bagasi.

"Hasil identifikasi terhadap para saksi diperoleh keterangan bahwa penumpang pesawat Etihad tersebut bernama Hani binti Kahid Uta, perempuan berusia 37 tahun asal Cianjur, Jawa Barat," ungkapnya.

Menurutnya, penumpang yang bersangkutan diduga telah melakukan aborsi dan membuang bayinya di toilet pesawat Etihad. Informasi dari kru pesawat menyatakan bahwa pada saat pesawat transit di Bangkok, Hani mengeluh sakit pada bagian perut dan terdapat pendarahan di alat vitalnya.

"Menerima keluhan tersebut pihak kru pesawat menyarankan untuk berobat di Bangkok sehingga saudari Hani tidak dapat melanjutkan penerbangan ke Jakarta," kata Akhmad.


Lebih lanjut, ia menyatakan Hani saat ini masih dalam perawatan di Bangkok dan sudah dikoordinasikan dengan pihak Angkasa Pura II dan maskapai Etihad serta Dinas Kesehatan & Bandara di Bangkok.

Sementara tindakan Kepolisian antara lain olah TKP, koordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), melakukan cek manifest penumpang, membawa jenazah ke KKP, membuat laporan polisi, memeriksa saksi-saksi, melakukan otopsi terhadap jenazah bayi.

"Selanjutnya Satreskrim Polresta akan koordinasi dengan pihak keluarga saudari Hani dan akan melakukan proses lebih lanjut," kata Akhmad. (gir/gir)