TB Hasanuddin menyatakan akan segera mundur sebagai anggota DPR. Sesuai ketentuan dalam UU Pilkada, anggota DPR, DPD dan DPRD harus menyatakan secara tertulis pengunduran dirinya sejak ditetapkan sebagai pasangan calon peserta pilkada. Adapun pasangannya, Irjen Anton Charliyan juga akan segera mundur dari institusi kepolisian.
“Kami berdua akan mundur sesuai yang disyaratkan KPU. Baik saya maupun Pak Anton, mundur itu paling mudah daripada maju,” ujar pria yang akrab disapa Kang TB ini usai penetapan cagub-cawagub di kantor DPP PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (7/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Ketua Komisi I DPR ini mengaku tak khawatir dengan para pesaingnya di pilgub Jabar seperti Ridwan Kamil maupun Dedi Mizwar yang memiliki survei cukup tinggi. Menurutnya, sebagai mantan prajurit TNI harus siap tempur termasuk dalam pilgub.
“Bagi prajurit TNI/Polri tidak ada begituan, bertempur-tempur saja. Nanti kita lihat kemenangannya,” ucap TB .
Sementara itu Anton menyatakan telah lapor kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait pengunduran dirinya dari kepolisian. Ia mengaku mendapat pesan dari Tito terkait rencananya maju ke pilgub Jabar.
“Jadilah seorang pemimpin yang jangan memalukan institusi dan dengan doa harus menang,” tutur Anton menirukan pesan Tito.
Mantan Kapolda Jawa Barat ini akan segera mengajukan pengunduran diri usai mendaftarkan sebagai pasangan calon bersama TB ke KPU Jabar.
“Seandainya ini sudah, saya harus siap mengajukan pengunduran diri,” katanya (nat)