"Ini bagian dari jobdesknya, tapi kami dari awal merasakan, tidak bisa wilayah yang berdekatan tidak saling support, tidak saling bekerja sama, saling bekerja sendiri-sendiri," kata Anies dalam sambutannya usai dilantik menjadi Ketua BKSP Jabodetabekjur di Pendopo Gubernur Banten, Senin (08/01).
Mantan menteri Pendidikan ini menerima tongkat estafet kepemimpinan Kepala BKSP dari Gubernur Banten yang telah menjabat pada periode 2014-2017.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harusnya tidak ada bedanya kelurahan A dengan kelurahan B. Harusnya yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, bisa kita lakukan bersama-sama," terangnya.
"Dari mulai soal lingkungan hidup, kependudukan, perdagangan. Karena itu kita berharap melalui BKSP, tema-tema yang memiliki implikasi lintas wilayah bisa kita bicarakan sama-sama, bisa kita berikan solusi bagi semua tempat," kata Anies.
Karena itu, BKSP akan dijadikan sebagai wadah atau forum komunikasi antarpemerintah daerah untuk membahas dan mengatasi permasalahan lintas wilayah serta lintas sektor.
"Kalau kita hanya mengelola berdasarkan ego kewilayahan, hanya mengurusi wilayahnya sendiri tanpa koordinasi dengan yang lain, maka terobosan yang dilakukan bisa jadi tidak memiliki dampak yang diharapkan," kata Anies.
"Sebenarnya kalau kita lihat tema yang selama ini banyak mendapat perhatian itu di bidang transportasi, bidang lingkungan hidup. Tapi tidak hanya itu komoditas pun kita memiliki potensi untuk bisa dikerjasamakan," kata Anies.
Lihat juga:Anies Sebut BI Bakal Review Program OK Otrip |