Penggusuran itu disebut terkait kelanjutan proyek pembangunan jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).
Diakui beberapa pedagang di pasar yang legendaris sebagai kawasan niaga mainan tersebut sebelumnya rumor penggusuran berpengaruh pada omzet mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Omzet sekarang sudah anjlok, mas. Apalagi ada isu penggusuran itu, orang jadi males ke sini," katanya kepada CNNIndonesia.com, Selasa (9/1).
Angka itu, katanya, menurun lagi ketika muncul kabar penggusuran. Dan bila dihitung pendapatan bersih rata-rata per harinya adalah sekitar Rp200 ribu-Rp300 ribu.
Gresy alias Bang Bodong menunggu pembeli di tokonya yang menjual berbagai jenis mainan anak-anak. (CNN Indonesia/Dhio Faiz) |
Serupa Gresy, seorang pedagang sayur di Pasar Gembrong yakni Suratno (50) pun mengaku pendapatannya menurun terutama saat kabar penggusuran beredar.
"Pengaruh juga ke pendapatan soalnya yang biasa beli kan warga sekitar, tapi banyak yang ngontrak dan sudah pindah karena tahu mau digusur," ujar Suratno saat ditemui CNNIndonesia.com di warungnya menjajakan dagangan sayuran.
Pria yang juga memiliki jabatan sebagai kepala rukun warga di Cipinang itu mengaku mendapatkan laba bersih sekitar Rp500.000. Namun, saat rumor penggusuran merebak, Suratno mengaku laba bersihnya tak jauh dari sekitar Rp100.000.
Namun, diakui mereka secara terpisah, hingga kini belum ada kejelasan terkait lokasi relokasi dan uang ganti yang akan diterima para pemilik tanah dan lapak dagangan di Pasar Gembrong.
Atas dasar itu, Suratno yang juga mewakili warga dan pedagang, berharap ada segera kejelasan.
"Kami warga dan pedagang menerima penggusuran karena ini proyek Pemerintah juga, tapi mohon ada kejelasan," ucap Suratno berharap.
Suratno yang berjualan sayuran serta bumbu masakan di Pasar Gembrong berharap kejelasan dari pemerintah andai kawasan tempatnya mencari nafkah jadi digusur. (CNN Indonesia/Dhio Faiz) |
“Kami berikan solusi relokasi, kita juga bisa membuat penataan-penataan yang memastikan mereka (pedagang) juga lapangan pekerjaannya terselamatkan,” kata Sandi.
Gresy alias Bang Bodong menunggu pembeli di tokonya yang menjual berbagai jenis mainan anak-anak. (CNN Indonesia/Dhio Faiz)
Suratno yang berjualan sayuran serta bumbu masakan di Pasar Gembrong berharap kejelasan dari pemerintah andai kawasan tempatnya mencari nafkah jadi digusur. (CNN Indonesia/Dhio Faiz)