Menurut Amali, nama itu akan segera diserahkan oleh Airlangga kepada pimpinan DPR untuk kemudian ditindaklanjuti dan ditetapkan.
"Beliau sudah kantongi nama untuk disampaikan pada pimpinan DPR untuk dibahas di Badan Musyawarah," ujar Amali di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia meyakini, Airlangga yang juga pernah tiga periode terpilih sebagai anggota DPR dapat memahami siapa sosok yang tepat untuk menjabat sebagai Ketua DPR.
Amali enggan berkomentar soal potensi dirinya menjadi ketua DPR. Ia yang kini menjabat Ketua Komisi II hanya berkata, ada sejumlah kader yang memiliki peluang yang sama dipilih Airlangga untuk menjadi ketua DPR.
Namun, jika Airlangga memilih dirinya, Amali mengaku siap untuk menjalankan tugas tersebut.
"Apapun yang diputuskan maka harus didukung dan diterima," ujar Amali.
Amali mengatakan, nama Ketua DPR akan diserahkan oleh Airlangga setelah UU MD3 direvisi, terutama berkaitan dengan materi pasal penambahan kursi pimpinan DPR/MPR.
"Menurut perkiraan kami, pekan ini (revisi UU MD3) dibahas di Baleg dan pekan depan diharapkan calon ketua DPR dari Fraksi Golkar sudah disampaikan pada pimpinan DPR," ujar Amali.
Sejauh ini, beberapa nama calon ketua DPR yang beredar di antaranya, selain Amali, ada juga ketua komisi III DPR Bambang Susatyo, Ketua Banggar Aziz Syamsudin, dan Sekretaris Fraksi Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita. (gil)