Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, Djarot telah bertolak ke Medan, Selasa (9/1) sore.
“Jam tiga sore ini Pak Djarot terbang ke Sumut bersama tim kecil mempersiapkan pendaftaran,” kata Hasto di kantor DPP PDIP, Jakarta, Selasa (9/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasto enggan menjawab tegas bahwa partai yang akan digandeng itu adalah Partai Persatuan Pembangunan. Sejauh ini, hanya PPP yang belum menentukan pilihan. Kebetulan, jumlah kursi PPP bisa menggenapi persyaratan pencalona. Gabungan PDIP-PPP sebanyak 20 kursi pas untuk mengusung pasangan calon.
Sebelumnya PPP sudah menyiapkan tiga nama untuk jadi pasangan Djarot jika berkoalisi dengan PDIP. Tiga nama itu Hasrul Azwar, Fadli Mursal dan Yulizar Lubis. Hasrul dan Fadli adalah anggota DPR asal Sumut dan Yulizar adalah Ketua DPW PPP Sumut.
Wakil Sekretaris Jenderal PPP Ahmad Baidowi mengatakan, keinginan untuk mengajukan nama calon wakil gubernur dari PPP merupakan aspirasi yang berkembang dari kader di tingkat akar rumput.
Selain Djarot-Sihar, ada dua pasangan lain yang mengikuti pilgub Sumut yakni JR Saragih-Ance Selian yang telah mengantongi 20 kursi dari Demokrat, PKB, dan PKPI dan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah yang mengantongi 60 kursi dari Golkar, Gerindra, Hanura, PKS, PAN, dan Nasdem. (sur)