Menurut JK, kriteria wapres yang sesuai harus memiliki karakter yang berbeda dengan presiden untuk saling melengkapi. Selain itu, wapres yang mendampingi juga harus mampu menaikkan tingkat keterpilihan.
“Presidennya harus memperluas pemilih, kalau enggak nanti pemilihnya itu-itu juga. Apakah dari sisi asal wilayah misal Jawa atau luar Jawa, macam-macam,” katanya dalam acara ‘Mata Najwa’, Rabu (10/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, kampanye terbaik bagi calon petahana saat ini adalah bekerja. Apalagi tahapan awal pilpres 2019 akan segera dimulai pada Agustus mendatang.
“2019 enggak mau lagi (jadi wapres). Istirahat, biar yang muda-muda (yang maju),” ujar JK.
(aal)