"Sudah fix namanya BS (Bambang Soesatyo)," kata politikus Golkar Ahmadi Noor Supit usai rapat pleno Fraksi Golkar di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (11/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Supit menjelaskan, dari beberapa calon yang ada, Bambang dianggap memiliki kelebihan. Walaupun, nama-nama seperti Sekretaris Fraksi Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua Banggar Aziz Syamsuddin dan Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali disebut punya kesempatan yang sama.
Persoalan Bambang yang pernah disebut politikus Partai Hanura Miryam S. Haryani sebagai salah satu pihak yang mendesak mencabut BAP kasus e-KTP dan keterlibatannya dalam Pansus Angket DPR terhadap KPK, Supit menyebut itu sudah diklarifikasi.
Rapat pleno DPP Golkar, kata Supit, bakal digelar dalam waktu dekat setelah fokus pada pilkada selesai. Pengumuman soal nama pengganti Novanto akan dilakukan setelah rapat pleno dilaksanakan.
"Iya, nunggu pleno dulu. Belum ada undangan," kilahnya.
Supit menambahkan, tugas pertama Bambang nantinya adalah mengawal rekomendasi Pansus Angket KPK agar tidak melemahkan KPK.
Senada, Ketua DPP Golkar sekaligus Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali juga memprediksi Bambang akan menjadi Ketua DPR. Namun pengumuman itu menunggu keputusan dari Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.
Saat dikonfirmasi mengenai pengumuman pengganti Setnov, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto hanya meminta agar awak media sabar untuk menunggu.
"Ditunggu waktunya, sudah dikantongi. Kertas-kertasnya sudah dikantongi," ucap dia. (arh/djm)