Mereka menjalani tes tersebut selama sekitar sembilan jam, dari mulai pukul 07.00 WIB hingga sekitar pukul 17.30 WIB.
"Pemeriksaan hari ini menurut kami cukup berat, pemeriksaan berlangsung mulai 7 pagi selesai 5.30 hampir 9 jam lebih. Dari sini kita bersyukur bahwa cagub-cawagub punya fisik dan mental yang cukup tangguh," ujar Plt. Direktur RSHS, Nuki Nur Samsi di Gedung Paviliun RSUP Hasan Sadikin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jabar Eka Mulyana yang menjadi bagian tim pemeriksa kesehatan mengatakan, pihaknya akan menggelar rapat pleno pada 15 Januari nanti.
![]() |
"Ada wawancara dan tes tertulis juga. Insya Allah," ujar Dedy.
Pria yang saat ini Wakil Gubernur Jabar itu mengaku dirinya merasa tes yang paling sulit adalah saat wawancara dan tes tertulis yang dilakukan Himpunan Masyarakat Psikologi (Himsi).
"Wawancaranya seputar masalah yang kita hadapi. Dijawab aja semua enggak penting salah atau betul. Ada juga 225 soal, diisi semua," kata kader Partai Demokrat tersebut.
Lihat juga:Sepuluh Anggota Polri Ikut Pilkada 2018 |
"Alhamdulillah, dari pagi sampai sore ini, saya dan Pak Uu telah berhasil menjalani berbagai tes termasuk tes fisik, tes urine untuk cek narkoba, penyakit dalam, panca-indera, wawancara psikologi dan tes psikotes dengan baik," kata Ridwan.
Ridwan merasa tes kali ini berbeda dengan saat dirinya melamar jadi Wali Kota Bandung. Perbedaan paling terasa, sambugnya, karena dipadatkan dalam satu hari.
"Untuk hasilnya tidak diketahui karena langsung diserahkan ke KPUD Jawa Barat," kata Ridwan. "Semoga hasilnya baik ya," katanya menambahkan.
[Gambas:Video CNN] (kid)
