Rencananya mosi tersebut akan diajukan hari ini, dan meminta agar Oesman dipecat dari partai.
Sekretaris Partai Hanura Syarifuddin Sudding, bahkan telah membenarkan kabar pemecatan pria yang akrab disapa Oso itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan, banyak hal yang menjadi alasan pemecatan Oso. "Beliau (Oso) seenaknya memecat beberapa ketua DPD tanpa prosedur yang benar. Beliau mengambil keputusan tidak pernah dalam rapat," katanya.
"Dalam Pilkada dia sengaja mengeluarkan SK ganda, sehingga di daerah menjadi kacau," kata salah seorang pengurus Hanura ini.
Tak hanya itu, tata kelola keuangan di Partai Hanura selama dipegang Oso sangat buruk.
Selain itu, gaya pemimpin Oso juga menuai kecaman pengurus DPD. "Memimpin dengan ancam-ancam, management by threat," katanya.
Banyak kata-kata kasar yang dilontarkan Oso dalam berbagai kesempatan yang ditujukan kepada pengurus DPD dan DPP. "Terakhir elektabilitas partai semakin memburuk," katanya.