Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menerangkan, partainya memajukan nama-nama kader hasil penjaringan internal untuk ditawarkan kepada masyarakat dalam suksesi kepemimpinan nasional pada 2019.
"Maka Musyawarah Majelis Syuro VI PKS menetapkan sembilan nama sebagai bakal calon presiden dan atau bakal calon wakil presiden hasil penjaringan internal," kata Sohibul dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (15/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai partai kader, kata Sohibul, PKS telah melakukan proses kaderisasi kepemimpinan dalam berbagai jenjang.
Sohibul mengklaim, saat ini PKS memiliki stok kepemimpinan yang cukup banyak untuk menjadi bakal calon presiden dan atau bakal calon wakil presiden pada Pemilihan Presiden 2019.
Kesembilan nama itu adalah Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan; Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid; Fungsionaris PKS M. Anis Matta; Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno; Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman; Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri; Anggota DPR Tifatul Sembiring; Anggota DPR Al Muzammil Yusuf MS dan Anggota DPR Mardani Ali Sera.
PKS memiliki perolehan suara nasional sebesar 8.480.204 atau 6,79 persen suara, atau 40 kursi di parlemen. Namun, karena syarat ambang batas presiden sebesar 20 persen, maka PKS harus berkoalisi jika ingin mengusung kadernya sebagai calon presiden pada 2019 nanti.