Bimanesh adalah tersangka dalam kasus merintangi penyidikan kasus korupsi proyek e-KTP, sama seperti Fredrich.
Fredrich yang kini mendekam di Rumah Tahanan KPK, mendatangi Gedung KPK sekitar pukul 09.30 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fredrich menyebut, KPK seharusnya menghormati MoU yang telah diteken bersama Polri dan Kejagung, sebelum memutuskan untuk memeriksa anggota Polri tersebut.
Menurut dia, bila KPK tak menghormati MoU tersebut, maka instansi tersebut tak laik berdiri di Indonesia.
"Sekarang saya tanya, Polri, KPK dan Kejagung ada MoU yang baru enggak? Ada kan. Itu ditaati, saya enggak ikut campur," tuturnya.
MoU diteken ketiga pimpinan lembaga tersebut pada 27 Maret 2017.
Pada Pasal 3 MoU tersebut menyinggung soal sinergi penanganan tindak pidana korupsi, poin 5 pasal tersebut tertulis, "Dalam hal salah satu pihak melakukan pemanggilan terhadap personel pihak lainnya, maka pihak yang melakukan pemanggilan tersebut memberitahukan kepada pimpinan personel pihak yang dipanggil".
Kemudian pada poin 6 tertulis, "Dalam hal salah satu pihak melakukan pemeriksaan terhadap personel pihak lainnya, maka personel tersebut didampingi oleh fungsi hukum/bantuan advokasi para pihak dan pemeriksaan dapat dilakukan di kantor para pihak".
Pemeriksaan AKP Reza Pahlevi yang sedianya berlangsung kemarin sebagai saksi untuk Fredrich, akan dijadwalkan ulang. Penyidik KPK telah berkoordinasi dengan Kadiv Propam Polri untuk memeriksa anggota Resmob Polda Metro Jaya itu. (wis/sur)