"Ada seperti ini karena ada ketidakpuasan dalam berbagai tingkatkan dalam partai, masalah kebijakan," kata Wiranto di Hotel Borobudur, Rabu (17/1).
Terkait dikeluarkannya mosi tidak percaya terhadap OSO oleh sejumlah DPD, kata Wiranto, akan segera diselesaikan. Sebab, selaku Ketua Dewan Pembina, Wiranto tidak ingin Hanura mengalami konflik berkepanjangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wiranto akan menggunakan kewenangannya untuk segera menyelesaikan konflik di internal Hanura.
Di sisi lain, Wiranto juga meminta kepada pihak-pihak yang terlibat dalam konflik tersebut untuk melakukan introspeksi diri.
"Untuk menyadari, menginstropeksi, kita selesaikan dengan cara-cara hati nurani," ucapnya.
Wiranto yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Hanura selama 10 tahun menjamin konflik di internal Hanura ini tidak akan menganggu persiapan Hanura dalam menghadapi Pilkada dan Pemilu mendatang.
Wiranto juga akan meminta saran kepada Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo untuk menyelesaikan konflik di partainya tersebut.
"Apalagi sekarang saya bersama pak Mendagri, kalau saya tidak tahu tanya saja beliau," kata Wiranto.
Lihat juga:OSO Klaim Hanya Pecat Dua Ketua DPD Hanura |
Menurut Tjahjo, Wiranto telah berjanji menyelesaikan konflik tersebut secepatnya. Tjahjo mengatakan, konflik itu harus segera diselesaikan agar tidak mengganggu konsolidasi demokrasi jelang pelaksanaan pilkada dan pilpres 2019.
"Pak Wiranto sepakat mempercepat proses penyelesaian internal partainya, karena besok sudah mulai persiapan inventarisasi calon juga. Jangan sampai mengganggu," katanya.