Berdasarkan pantauan, Jokowi didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti serta Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
“Sebelum cantrang dilarang, kami sejahtera,” ujar seorang perwakilan kepada Jokowi, Rabu (17/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi memperhatikan serta mencatat setiap hal yang disampaikan kepadanya. Susi dan Pratikno juga terlihat menulis catatan saat mendengar keluhan nelayan.
Pertemuan ini memang diinisiasikan Jokowi pasca bertemu 16 perwakilan nelayan Jawa Tengah yang berasal dari Tegal, Batang, Pati, dan Rembang di Tegal, Senin (15/1) siang.
Cantrang dianggap hanya menguntungkan saudagar kapal besar dan merusak populasi ikan, sumber penghidupan nelayan kecil.
Saat ini, di depan Istana Merdeka sekitar 12 ribu nelayan berdemo meminta cantrang boleh kembali digunakan. Mereka menyatakan, cantrang tidak merusak seperti yang diklaim Susi. (gil)