"Hanya bangunan serbaguna yang terdampak, itu pun atap nya saja. Asrama dan ruang kelas tidak rusak," kata Sekretaris Dinas Pendidikan Banten Ardius Prihantono, di lokasi sekolah, Selasa (23/1).
Ruangan itu sedianya akan digunakan untuk rapat kepala sekolah tingkat SMA se-Provinsi Banten besok. Saat ini ruangan tersebut belum digunakan.
"Ini ruangan masih kosong,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya, sekolah yang berusia tujuh tahun itu akan segera kembali dibangun melalui dana CSR perusahaan.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun oleh Polda Banten, gempa berkekuatan 6,1 SR, merusak 129 bangunan di Kabupaten Lebak, di antaranya satu masjid di Kecamatan Bayah dan satu unit Puskesmas di Kecamatan Lebak Gedong. (yan/sur)