"Jadi yang muncul dan saya garis bawahi kita instruksi, tidak ada arahan dan karena itu supaya tidak dilaksanakan dan dibatalkan," kata dia, usai mengujungi kantor Mass Rapid Transit (MRT), di Jakarta, Kamis (25/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pengakuan Sekretaris Daerah DKI Saefullah, lanjut Anies, kerap kali ada inisiatif pihak Dinas terkait untuk merenovasi fasilitas Pemprov yang sebenarnya masih layak dan baik. Ia juga tidak menjawab soal urgensi pengadaan lift di rumah dinas yang hanya berlantai dua itu.
"Saya belum kontak (Benny), kemarin 100 hari full," kilahnya, sambil berlalu.
Pemprov DKI sebelumnya berniat merenovasi rumah dinas gubernur dengan anggaran Rp2,4 miliar. Anggaran ini tercantum dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI 2018 yang disahkan pada akhir tahun lalu.
Lihat juga:Gaya Anies-Sandi Kelola Pengaduan Warga |
Rumah dinas yang terletak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat itu, rencananya akan dilengkapi dengan lift. Anggaran pengadaan lift tercantum pada sistem informasi rencana umum pengadaan (SIRUP) di situs lembaga kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah (LKPP) DKI. (arh/gil)