DTKJ juga meminta agar sistem transportasi integrasi yang sedang diuji coba ini tidak hanya dilakukan untuk sekadar memenuhi janji kampanye.
Ellen SW Tangkudung dari DTKJ menyebut program OK Otrip sebenarnya bisa dilaksanakan dengan baik dan bisa langsung diterima oleh masyarakat, bila perencanaanya dilakukan dengan maksimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ellen menilai, penempatan lokasi pelaksanaan OK Otrip yang saat ini berada di sejumlah tempat seperti Warakas dan Jelambar tidaklah tepat. Ia menilai Tanah Abang akan jadi lokasi yang lebih tepat sebagai uji coba program moda transportasi terintegrasi itu.
“Ini malah launching dulu. Uji coba [OK Otrip] di tempat yang mudah. Harusnya [dilakukan di] pusat seperti Tanah Abang itu yang di rancang ulang rutenya,” kata dia.
Ellen juga menyinggung penataan Tanah Abang yang sudah berjalan hampir lebih dari sebulan. Ia berharap evaluasi penataan di Tanah Abang segera dilakukan oleh pihak Dinas Perhubungan.
“Satu soal penataan PKL, oke sudah tuntas. Tapi jangan lupakan isu lainnya yakni penataan transportasi, pertanyaanya yang kedua ini [apakah] sudah selesai [atau] belum,” kata Ellen.
[Gambas:Video CNN] (end)