"Sampai detik ini belum dapat enam poin yang dari Pak Halim, saya justru bacanya dari media," kata Sandiaga di Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (28/1).
Akhir pekan lalu, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyatakan telah mengirim surat rekomendasi kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait kebijakan penataan kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polda juga menyarankan untuk kebijakan penggunaan jalan di luar fungsi jalan, harus meminta rekomendasi dari Polri. Selanjutnya, ia juga meminta pengoptimalan kembali fungsi Jalan Jatibaru Raya. Berikutnya, Polda meminta Pemprov DKI Jakarta meningkatkan pelayanan angkutan umum yang dapat diakses ke tempat perbelanjaan.
Lebih lanjut, Sandiaga mengatakan, Pemprov DKI memiliki grand desain soal penataan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Desain tersebut nantinya akan menentukan penempatan pedagang kaki lima yang saat ini beroperasi di Jalan Jatibaru.
Menurut dia, nantinya, para pedagang kaki lima dapat dipindah dan dapat mengoperasikan kembali Jalan Jatibaru yang kini ditutup.
"Jadi grand design pertama-tama yang untuk LRT, akhir Februari, Insya Allah sudah jadi, kami sedang menata yang revitalisasi Blok G jadi nanti terintegrasi semuanya," ujarnya.
Selama pembangunan LRT tersebut belum rampung, Sandiaga mengatakan, pihaknya akan membangun skybridge yang nantinya digunakan untuk PKL.
[Gambas:Video CNN] (ugo/djm)