Hal itu disampaikan sejumlah sopir saat berunjuk rasa di Jalan Jatibaru, Senin (29/1).
"Kalau tuntutan enggak dipenuhi kami akan ke balkot dan akan demo terus sampai gubernur dengar dan bikin keputusan atas masalah ini," kata Naufal Permana, sopir angkot M08 trayek Tanah Abang-Kota, di tengah aksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pada Senin (22/1), aksi yang sama digelar sejumlah sopir angkot di depan Balai Kota.
Aksi dilakukan sebagai respons atas keputusan Pemprov DKI yang menutup dua ruas Jalan Jatibaru Raya sepanjang 500 meter pada 23 Desember lalu.
Di jalur itu juga dioperasikan Bus Transjakarta Tanah Abang Explorer yang bisa ditumpangi secara gratis oleh warga.
Para sopir mengaku pendapatannya turun drastis akibat penutupan Jalan Jatibaru Raya dan beroperasinya bus Transjakarta Tanah Abang Explore.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Andri Yansyah belum memberikan jawaban yang memuaskan atas tuntutan para sopir angkot.
"Kami akan berkomunikasi lebih lanjut dulu dengan gubernur tentang hal ini, kami belum bisa mengambil keputusan," ujar Andri. (wis/djm)