Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi, AKP Niko N Adiputra membenarkan hal tersebut. Ketika polisi mendatangi rumah yang beralamat di Gang Nusaindah itu kondisi mayat ditemukan sudah dalam tulang belulang.
Niko menyebut, dua kerangka diduga sudah lebih dari enam bulan. Kedua jenazah diketahui bernama Nanung Sobana, lahir pada 3 Oktober 1932 dan Hera Sri Herawati kelahiran 16 Februari 1967 yang merupakan ayah dan anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Niko mengatakan rumah itu dihuni tiga orang yakni istri Nanung bernama Neneng Hatijah (74) beserta kedua anaknya Deni Rohmat (43) dan Erna Rendrasari (48).
Lihat juga:Menegakkan Kedaulatan Siber di Nusantara |
Polisi hingga kini tetap menelusuri motif di balik penemuan kerangka ini. Sebab, disinyalir ada keyakinan tertentu yang diyakini keluarga.
"Saya sendiri belum berani menyimpulkan apakah ada kaitan atau tidak dengan agama yang diakui di Indonesia. Biarkan ahli yang mengetes itu. Kita juga libatkan psikiater," ungkapnya.
Selain itu, polisi masih menyelidiki faktor kematian ayah anak itu, hingga kerangkanya disimpan tanpa dikubur oleh keluarganya sendiri selama bertahun-tahun.
"Ini merangkai kita lihat apa alasan menyimpan jenazah. Kalau dibunuh biasanya dibuang ini malah disimpan. Kita masih mendalami motifnya apa," jelas Niko. (hyg/kid)