Fifi merespon hal tersebut untuk membantah dugaan miring di media sosial yang menyebut ada pihak berusaha mempolitisasi perceraian Ahok-Vero.
"Ini kejadian (perselingkuhan) sudah tujuh tahun, jadi tak ada hubungan dengan politik. Jadi buat orang yang memfitnah tolong dihargai. Karena ini keputusan yang paling sulit," kata Fifi di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu (31/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perceraian di antara keduanya merupakan sebuah privasi dalam kehidupan rumah tangga.
Fifi mengatakan penyebab keretakan rumah tangga antara Ahok dan Veronica adanya orang ketiga bernama Julianto Tio. Fifi tak mengenal secara pasti kaitan sosok Julianto Tio dengan partai politik manapun.
"Saya tidak tahu itu, hanya baca di Medsos saja ada berita ini ya. Makanya saya harus luruskan agar tak melebar kemana-mana," kata Fifi.
Lihat juga:Ahok, Angka 31 dan Gerhana Bulan |
Selain itu, Fifi mengatakan sampai saat ini belum ada pembicaraan soal pembagian harta gono-gini antara Ahok dan Vero. Ia menegaskan bahwa harta gono-gini itu akan dibagi untuk ketiga anak mereka.
"Nanti diserahin (harta itu) ke anak-anak, kita belum sampai pembahasan (pembagian harta) itu," kata Fifi.
Ahok mengajukan gugatan cerai terhadap Veronica melalui kuasa hukumnya pada 5 Januari 2018. Berkas gugatan cerai itu ditandatangani langsung Ahok di atas meterai.
Saat ini Ahok tengah menghabiskan sisa masa hukuman di Rumah Tahanan Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat karena kasus penistaan agama. Ahok dihukum penjara dua tahun akibat kasus itu.