Nama mantan presiden RI itu disebutkan politikus Mirwan Amir saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta pada 25 Januari lalu.
Dalam kesaksiannya mantan Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR itu mengaku pernah menyarankan kepada SBY yang kala itu presiden untuk tak melanjutkan proyek pengadaan e-KTP di Kementerian Dalam Negeri. Namun, proyek senilai Rp5,9 triliun tu akhinya tetap berjalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, secara terpisah, soal penyebutan nama SBY oleh Mirwan Amir, sang terdakwa Setnov pun mengaku kaget. Padahal dalam surat dakwaan mantan Ketua Umum (Ketum) Golkar dan ketua DPR RI itu, tidak ada nama SBY hanya tercatat nama Gamawan Fauzi yang kala itu menjabat Menteri Dalam Negeri.
Bantuan Korban Gempa
Kemarin AHY berada di Lebak demi memberikan bantuan semen, pakaian, hingga sembako ke korban gempa bumi di Desa Cimancak, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.
"Enggak banyak, tapi semoga bisa membantu masyarakat," ujar AHY, usai memberikan bantuan ke korban gempa di Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (31/1).
Bantuan yang berasal dari AHY Foundation ini, menurut anak pertama dari SBY, dikumpulkan dari masyarakat saat dirinya berada di Sorong, Papua. Setelah sesampainya di Jakarta, mantan Cagub DKI Jakarta ini segera menyalurkan bantuannya ke korban gempa bumi berkekuatan 6,1SR yang merusak ribuan rumah di kawasan Lebak, Banten.
"Setibanya saya di Jakarta, segera saya persiapkan, untuk mengunjungi masyarakat di Lebak sini," terang dia. (yan/kid)