Satgaskes disebut Hadi berhasil menangani 600 anak-anak yang terinfeksi campak.
"Saya bersyukur bahwa KLB campak yang menimpa 600 anak-anak hari ini selesai, sudah tidak ada lagi permasalahan campak," kata Hadi dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (1/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski telah selesai, Hadi menuturkan tugas Satgaskes TNI terus berlanjut untuk memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat Asmat.
Lihat juga:Menkes Keluhkan Tenaga Medis di Papua |
Selain itu, lanjut Hadi pihaknya juga akan menyiapkan alat komunikasi untuk memudahkan pemantauan terhadap kesehatan masyarakat Asmat serta memudahkan komunikasi dengan personel yang berada di posko di daerah Agats.
Posko di Agats tersebut akan dipasang VSAT atau alat penerima sinyal dengan menggunakan telepon satelit untuk memudahkan komunikasi.
"Apabila ada permasalahan yang tidak dapat ditangani di Asmat bisa langsung dikomunikasikan melalui VSAT TNI di Cilangkap untuk dikomunikasikan dengan Puskes TNI selanjutnya diambil langkah-langkah yang cepat dan tepat," tutur Hadi.
Hadi mengatakan TNI juga akan berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk memberikan pendampingan di bidang pertanian, perikanan, kesehatan, dan pendidikan kepada masyarakat Asmat.