Jenazah Korban Crane Jatinegara akan Diserahkan ke Keluarga
Priska Sari Pratiwi | CNN Indonesia
Minggu, 04 Feb 2018 12:41 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Empat jenazah korban crane di lokasi pengerjaan proyek double-double track kereta api di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur dibawa ke RS Polri Bhayangkara Kramat Jati.
Keempat jenazah yakni Jaenudin (44), Dami Prasetyo (25), Joni Fitrianto (19), dan Jana Sutisna (44).
Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Komisaris Besar Edy Purnomo mengatakan, keempat jenazah akan diidentifikasi terlebih dulu sebelum diserahkan pada pihak keluarga.
“Kondisi jenazah umumnya luka di kepala, patah tangan, dan ada juga yang badannya hancur,” ujar Edi kepada CNNIndonesia.com, Minggu (4/2).
Edi mengatakan, keempat korban adalah pekerja proyek yang sedang menggunakan crane untuk menaikkan bantalan rel saat peristiwa itu terjadi. Namun lantaran posisi ‘dudukannya’ tak tepat, bantalan rel itu jatuh dan menimpa keempat korban.
“Dua meninggal di lokasi dan dua sisanya di rumah sakit,” katanya.
Polisi kini tengah menyelidiki apakah ada indikasi kelalaian dalam pengerjaan tersebut. Pembangunan proyek tersebut berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan. (gil)
Keempat jenazah yakni Jaenudin (44), Dami Prasetyo (25), Joni Fitrianto (19), dan Jana Sutisna (44).
Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Komisaris Besar Edy Purnomo mengatakan, keempat jenazah akan diidentifikasi terlebih dulu sebelum diserahkan pada pihak keluarga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Kronologi Crane Ambruk di Jatinegara |
Edi mengatakan, keempat korban adalah pekerja proyek yang sedang menggunakan crane untuk menaikkan bantalan rel saat peristiwa itu terjadi. Namun lantaran posisi ‘dudukannya’ tak tepat, bantalan rel itu jatuh dan menimpa keempat korban.
Polisi kini tengah menyelidiki apakah ada indikasi kelalaian dalam pengerjaan tersebut. Pembangunan proyek tersebut berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan. (gil)