Wakil Kapolda Sulsel, Brigadir Jenderal Mas Guntur Laupe mengatakan, saat ditemukan Alum tengah bersama ayahnya, Jorge Langone dan kekasih ayahnya Candela.
Jorge dan Candela berdasarkan laporan yang diterima kepolisian adalah pihak yang menculik Alum. Namun, saat ditemukan, mereka bertiga justru sedang asyik bersantap malam di Wisma Sallebayu Restaurant & Bungalows.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah dari Malaysia dia masuk ke Indonesia melalui Batam, lalu ke Jakarta terus ke Sulawesi Selatan. Di Sulawesi Selatan dia sudah delapan hari," ucapnya.
Sementara itu, Sekertaris National Central Biro (NBC) Interpol Indonesia, Brigjen Napoleon Bonaparte mengatakan pihaknya menerima Red Notice untuk untuk Jorge dan Candela, serta Yellow Notice untuk Alum dari Interpol Lyon, Prancis.
Kepolisian memperlihatkan foto Jorge Langone yang menculik anaknya sendiri, Alum. (CNN Indonesia / Ochank Nuno) |
Sesekali, lanjut Napoleon, Jorge Langone bekerja paruh waktu untuk menutupi biaya hidup dan ongkos perjalanan mereka bertiga.
"Saat di Kuala Pilah, Malaysia, ada warga yang mengaku melihat Jorge bekerja paruh waktu di Mersing. Selain itu Alum juga sempat bersekolah selama 10 hari di taman kanak-kanak di sana," ucapnya.
"Jarak Makassar ke Toraja Utara itu kan sekitar 500 kilometer, mereka numpang kendaraan orang dan sempat juga jalan kaki sejauh 10 kilometer," ucapnya.
Untuk saat ini, kata Napoleon, Jorge dan Candela masih akan diperiksa oleh pihak Interpol, sementara Alum akan segera dibawa untuk menemui ibu kandungnya, Elizabeth Avalos, di Argentina.
"Kami serahkan ke Konsuler untuk segera menemui Ibunya," jelasnya.
Ditempat yang sama, Martin Costanzo, Kepala Konsuler Argentina untuk Indonesia, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak kepolisian atas bantuannya dalam menemukan Alum setelah sekian lama dicari.
Untuk saat ini, lanjut Martin, Alum akan dibawa ke Kedutaan Besar Argentina di Jakarta, lalu langsung diterbangkan ke negara asalnya, Argentina.
"Maaf karena saya tidak begitu fasih berbahasa Indonesia. Yang jelas setelah ini kita bawa Alum ke Jakarta untuk selanjutnya dibawa ke Argentina," jelasnya. (fzn/wis)
Kepolisian memperlihatkan foto Jorge Langone yang menculik anaknya sendiri, Alum. (CNN Indonesia / Ochank Nuno)