"Berdasarkan perkembangan situasi yang ada, nanti intelijen akan berikan masukan apakah harus ditingkatkan atau tidak," kata Ari usai meninjau gereja di Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Minggu (11/2).
Kepolisian, kata Ari juga telah melakukan berbagai langkah antisipasi guna mencegah terjadinya peristiwa serupa di tempat lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk meneliti apakah memang sebenarnya ini aksi teror atau aksi yang dilakukan oleh orang per orang atau lonewolf," kata Ari.
"Masih dalam penyelidikan," ujar Ari Dono.
Minggu (11/2) pagi, seorang pria dengan menggunakan senjata tajam panjang melakukan penyerangan secara membabi-buta di dalam gereja yang sedang berlangsung ibadah Misa Pagi.
Akibat penyerangan tersebut, dua orang umat gereja, pastor pemimpin misa Romo Prier, dan seorang aparat polisi terluka karena terkena sabetan pedang pelaku.
Untuk melumpuhkan pelaku, polisi melepaskan tembakan peringatan dan juga melepas sebutir peluru ke tubuh korban yang nekat menyerang polisi. (kid/sur)