Umar mengatakan foto yang beredar tersebut bukan tiket, melainkan boarding pass. Diketahui, tiket dengan detail keberangkatan atas nama Rizieq beredar sebelumnya dengan detail keberangkatan pada 20 Februari, sehingga diperkirakan sampai pada 21 Februari.
"Itu boarding pass, bukan tiket, kalau jauh-jauh hari enggak ada itu boarding pass, palsu," kata Umar di kawasan Tebet, Jumat (16/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Umar menuturkan dalam komunikasi terakhir yang ia lakukan dengan Rizieq juga tak membahas tentang rencana pulang kampung Rizieq ke Indonesia.
Umar menyampaikan kepulangan Rizieq ke Indonesia masih menunggu isyarat atau petunjuk dari Allah.
Rizieq, kata Umar berkeinginan saat kepulangannya nanti bisa membawa kedamaian dan menjadi inspirasi bagi tokoh lainnya.
Karenanya, lanjut Umar, sampai saat ini Rizieq masih menunggu adanya petunjuk yang diberikan kepadanya hingga nantinya memutuskan pulang ke Indonesia.
"Jika beliau mendapat hal itu, beliau pasti datang," katanya. (asa)