"Saya ke kelenteng ini rutin. Tiap Imlek tiap tahun datang ke sini. Dan tiap tahun kalau datang bawa anak-anak sekaligus pengalaman kebudayaan bagi anak-anak kami," kata Anies di Wihara Dharma Bakti, Jakarta, Jumat (16/2).
Menurut Anies, pengalaman untuk mengetahui berbagai budaya mesti diberikan kepada anak sejak dini. Salah satu caranya dengan mengajak anak berkunjung ke tempat ibadah agama lain. Tujuannya, agar memahami dan menghargai perbedaan yang ada di tengah-tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bukan pengalaman pertama hanya tahun lalu saja enggak boleh bawa anak, karena tahun lalu adalah masa kampanye," lanjut Anies.
Dia mengatakan kawasan tersebut telah ada sejak 1650 silam. Sejak itu pula kawasan Petak Sembilan dijadikan titik pertemuan warga Jakarta dari berbagai etnis untuk berbelanja pakaian.
"Apalagi Jakarta adalah rumah untuk persatuan. itu didapat dari berinteraksi lewat komunikasi," katanya.
Anies mengucapkan selamat Imlek kepada masyarakat Tionghoa yang merayakan. Dia mendoakan agar Tahun Anjing Tanah ini dapat memberikan rezeki yang lebih besar.
"Dan tahun ini anjing tanah, mudah mudahan air bisa menjadi berkah semua nya, memberikan manfaat kepada kehidupan," kata Anies.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau kondisi jalan terbelah di bantaran kali Ciliwung, Kebon Manggis, Jakarta. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Anies mengatakan, baju cheongsam tersebut dibeli di sebuah toko di kawasan Petak Sembilan. Awalnya, ia ingin membelikan baju untuk anak-anaknya. Namun, ketika menemukan ukuran yang cocok, Anies langsung membeli baju yang dikenakannnya tersebut.
"Biasanya (ke Petak Sembilan) untuk baju anak-anak sekaligus mengukur pertumbuhan anak-anak. Tadi saya coba dan ternyata pas, pakai saja sekalian," katanya.
Ia mengatakan toko bernama Kurnia tersebut memang menjadi langganan keluarganya. Setidaknya, Anies dan keluarganya mengunjungi toko tersebut setahun sekali.
"Saya mungkin tidak hafal nama tokonya, tapi saya hafal orang-orang yang jual. Kurnia namanya kalau tidak salah," katanya.
[Gambas:Video CNN] (pmg)
