"Kalau kepolisian ambil paksa, kami juga akan ambil paksa imam kami," kata Slamet di Gedung Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Jakarta, Selasa (20/2).
Rizieq menetap di Arab Saudi sejak Mei 2017 beberapa waktu setelah polisi menetapkannya sebagai tersangka terkait dengan kasus dugaan konten pornografi dalam percakapan dengan Firza Husein di aplikasi pesan singkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penasihat pelaksana panitia penyambutan itu menyatakan selama ini hanya berkomunikasi dengan Rizieq. Ia tak peduli dengan beragam komentar yang menyebut Rizieq batal pulang ke Indonesia.
"Saya tidak akan dengarkan dari siapapun. Saya cuma komunikasi dengan beliau (Rizieq). Belum ada kalimat satu pun bahwa beliau batal pulang," katanya
Menurut Slamet, saat ini massa dari Madura, Banten, Lampung, Kalimantan, dan sejumlah daerah mulai berdatangan ke masjid Jami Baitul Amal. Mereka akan menyambut kedatangan Rizieq dengan mengikuti kegiatan tabligh akbar.
"Sejak semalam kawan-kawan daerah sudah mulai bergerak. Kalau sesuai jadwal, Habib Rizieq akan tiba pukul sembilan pagi," tuturnya.
"Kami komitmen tidak akan bubar sampai ada info dari beliau. Jadi jangan coba-coba pemerintah menghalangi kepulangan beliau," ucap Slamet.
Tak Izin ke Polisi
Sekretaris Umum Persaudaraan Alumni 212 Bernard Abdul Jabbar menambahkan pihaknya sengaja tak meminta izin pada kepolisian terkait penyambutan Rizieq pulang ke Indonesia.
"Memang kami tidak izin karena menyambut guru kami datang. Tidak perlu izin, nyambut ya nyambut aja. Tidak ada orasi-orasi di sana," ujar Abdul.
Dari informasi yang diterima panitia penyambutan, lanjut Abdul, sejumlah personel kepolisian saat ini telah berjaga di sekitar masjid Jami Baitul Amal Cengkareng.
"Tadi aparat keamanan tanya ke saya berapa yang diturunkan (massa). Artinya mereka juga mempersiapkan keamanan, ya sudah," katanya.
Kepolisian sebelumnya memantau ketat media sosial untuk menggali informasi dan mengantisipasi kepulangan Rizieq. Polisi tak bisa memastikan kepulangan orang nomor satu di FPI itu. (osc/gil)