Sebab, hal itu terkait dengan penyediaan infrastruktur untuk gelaran Asian Games 2018, pada Agustus.
"LRT Jakpro ini untuk kepentingan Asian Games, jadi memang harus jalan. Tetapi saya akan telepon Pak Basuki, soal kepastiannya," kata Anies, di Balai Kota, Jakarta, Selasa (20/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Begini, saya nanti harus cek apakah beliau moratorium pada proyek-proyek pemerintah pusat atau juga proyek pemda, karena itu berbeda," ujar Anies.
"Pak Gubernur memohon kalau bisa LRT dikecualikan. Karena tinggal satu segmen saja di P28 dan P29 yang belum," terang dia.
Tim Labfor Bareskrim Pori melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pasca-robohnya tiang pancang pada proyek kontruksi pembangunan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di Jalan DI Panjaitan, Jakarta, Selasa (20/2). (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Ia memastikan, penghentian seluruh proyek elevated akan membuat penyelesaian LRT molor.
"Kita bingung dan kaget moratorim keseluruhan. Karena itu sudah pasti menganggu jadwal pekerjaan (LRT)," ucapnya.
Sedianya, pada Selasa (20/2) ini Jakpro sudah bisa memulai pekerjaan di bagian tersebut. Namun, pengerjaan dihentikan karena insiden di Tol Becakayu.
Tak hanya jalan elevated, pengerjaan stasiun dan depo layang pun dihentikan. Namun, Satya menyebut depo bukanlah prioritas pengerjaan.
"Supaya secepat mungkin kita diperbolehkan kembali bekerja," tegas Satya.
Sebelumnya, Basuki mengaku menghentikan semua jenis proyek jalan layang, termasuk LRT.
"Pekerjaan jembatan, tol layang, LRT kita hentikan sementara. Sementara akan dievaluasi menyeluruh," kata dia, di Gedung Kemen PUPR, Jakarta, Selasa (20/2).
Tim Labfor Bareskrim Pori melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pasca-robohnya tiang pancang pada proyek kontruksi pembangunan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) di Jalan DI Panjaitan, Jakarta, Selasa (20/2). (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)