"Kemarin itu kita dibantu Presiden, dan Wakil Presiden, terima kasih sekali. Alokasi anggaran untuk 2018 ini saya belum bisa pastikan," kata juru bicara KPK Febri Diansyah, di Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang, Banten, Kamis (22/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KPK saat ini hanya bisa memastikan biaya rawat jalan Novel setiap dua minggu sekali ke Singapura sebelum operasi tahap dua sudah siap.
Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, dalam rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Kamis 16 November 2017. Keduanya memberikan dukungan pembiayaan pengobatan Penyidik KPK Novel Baswedan. (Foto: CNN Indonesia/Christie Stefanie) |
"Menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, dan juga pada bapak presiden dan bapak wakil presiden," kata Novel di gedung KPK, Jakarta.
"Juga terkait pembiayaan saya selama pengobatan diri saya di Singapura. Itu suatu hal yang luar biasa dan dukungan yang baik," imbuh dia.
Ia juga mengucapkan terima kasih pada pimpinan dan pegawai KPK yang selalu memberikan dukungan serta mendoakan kesembuhan matanya yang rusak akibat siraman air keras oleh orang tak dikenal.
"Begitu juga dengan pimpinan KPK, pegawai KPK, seluruh kolega, semua dukungan dan doa yang disampaikan membuat kebaikan timbul dan menjadikan semangat buat diri saya," tuturnya.
Novel telah kembali ke Jakarta hari ini setelah selama 10 bulan menjalani perawatan di Singapura akibat diserang orang tak dikenal dengan menggunakan air keras.
Sekembalinya dari Singapura Novel langsung menuju KPK, baru setelahnya dia kembali ke kediamannya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. (arh)
Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, dalam rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Kamis 16 November 2017. Keduanya memberikan dukungan pembiayaan pengobatan Penyidik KPK Novel Baswedan. (Foto: CNN Indonesia/Christie Stefanie)