"Rasanya kita cukup pertimbangan apakah ini mau dua poros tiga poros kan bisa juga. Hitung-hitungan kita bisa paling banyak tiga poros pasangan kandidat," kata Agus di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (22/2).
Agus mengakui sejauh ini sudah ada dua poros besar yang kuat untuk maju Pilpres 2019. Mereka adalah calon petahana Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua masih cair dan diperlukan waktu. Demokrat ingin menggunakan waktu seefektif mungkin sesuai dengan proporsional," ujar pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPR tersebut.
"Itulah yang diingunkan kader demokrat bahkan tidak hanya demokrat, kawula muda dan partai lain banyak menginginkan AHY menjadi leader," ungkap Agus.
Pada periode legislatif 2014-2019, Demokrat hanya memiliki kursi sekitar 10 persen di DPR. Untuk memajukan calon dalam pilpres 2019, partai tersebut harus berkoalisi.
Terkait hal tersebut, kata Agus, pun bakal dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang akan digelar pada Maret mendatang. Selain membicarakan soal Pilpres, pada rakernas mendatang pun akan dibahas strategi pemenangan pemilu. (kid/gil)