Suprih (67), salah seorang warga menceritakan kondisi rumah dan kandang ternaknya hancur usai terkena material longsor.
"Kandang dan dapur rumah saya bahkan ambruk karena pergerakan tanah (longsor) dari bawah," kata Suprih sambil menunjukkan bangunan rumahnya yang rusak berat di Desa Tugu, Kecamatan Sendang, dikutip Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Pasca Longsor, Warga Bersihkan Lumpur |
Salah seorang warga jompo yang hidup sendiri dan rumahnya turut mengalami kerusakan bahkan harus dievakuasi anaknya ke desa lain. Hal itu karena potensi terjadinya longsor susulan.
Rekahan atau retakan tanah yang mengenai sejumlah bangunan dalam satu kawasan permukiman tersebut tergolong parah. Penurunan elevasi tanah ada yang mencapai satu meter lebih.
Akibatnya, setiap kali terjadi guguran tebing tanah di kawasan permukiman warga ikut terseret.
Pihak pemerintah Desa Tugu sudah memantau kondisi tanah gerak tersebut dan melaporkannya ke kecamatan untuk diteruskan ke Dinas Pengairan dan Permukiman Kabupaten Tulungagung. (osc)