"Bagi kami di Gerindra, antara percaya dan tidak percaya, tergantung siapa yang memesannya, karena survei tidak ada yang gratis," kata Desmon, di Banten, Sabtu (24/2). "Bagi kami, survei itu hanya untuk mengukur. Kalau survei yang dilakukan internal Gerindra, maka kami bantah (Jokowi ungguli Prabowo)."
Adapun deklarasi dukungan yang diberikan kader Gerindra Banten kepada Prabowo, menurut Desmon, itu bukanlah reaksi atas dukungan yang sudah dicetuskan PDI Perjuangan kepada Jokowi untuk maju kembali dalam pemilihan presiden mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, dia mengungkapkan bahwa nama Agus Harimurti Yudhoyono sudah masuk ke dalam radar calon wakil presiden Prabowo, andaikan bekas Danjen Kopasus itu maju kembali ke pemilihan presiden. Tapi bukan nama AHY saja yang dipertimbangkan. "Ada AHY dan bisa lain-lain, tapi ini bukan kapasitas saya membicarakan soal ini," katanya.
Menariknya, PDI Perjuangan sendiri juga berencana membuka pintu komunikasi dengan Partai Demokrat dan Gerindra. Tapi PDIP akan memprioritaskan partai politik pendukung koalisi dan partai yang memiliki kursi di parlemen untuk diajak berkomunikasi membahas Pilpres 2019.