"Setelah selesai acara, Ibu wali hendak masuk ke dalam mobil, namun secara tidak sengaja beberapa pelajar yang melintas di depannya langsung menabrak," kata Kabag Humas M. Fikser, Sabtu (24/2).
Melihat hal tersebut, Kabag Humas M. Fikser, Kabag Umum dan Protokoler Wiwiek beserta staf yang lain langsung menopang Wali Kota Risma yang terlihat lemas. Kendati hampir pingsan usai melakukan aksi bersih dan peringatan HPSN di jembatan Suramadu, Wali Kota perempuan pertama di Surabaya itu tetap melanjutkan agenda apel hari pekerja di Taman Surya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selagi tangan kita bisa bergerak, mulut kita bisa bicara, ayo kita gerakkan semuanya, kita fungsikan semaksimal mungkin, saya kepingin panjenengan (anda) semua berhasil," tutur wali kota Risma di hadapan ribuan pekerja.
Dengan semangat, Wali Kota juga menghimbau para pekerja bahwa jika ada permasalahan agar bisa diselesaikan secara bersama, dengan jalan musyawarah dan mencari solusi bersama-sama. "Mari kita berikan contoh kepada kota-kota yang lain, bahwa Surabaya damai, Surabaya Sejahtera," ujar wali kota dengan suara yang lantang..
Sebelum mengakhiri sambutan di hadapan para pekerja, Wali Kota kembali mengingatkan kepada seluruh pekerja untuk mau meningkatkan kualitas hidup dengan terus belajar. Diharapkan dengan belajar, mereka mampu mengelola hasil ekonominya dengan baik serta mampu mengangkat derajat kehidupannya.
"Karena itu, ayo semangat terus bekerja, jangan menyerah tidak ada kata putus asa," ujar Wali Kota Risma. (dik)