Menurut Puan, politik begitu dinamis sehingga duet Jokowi-Prabowo bukan hal mustahil.
"Mungkin saja (diduetkan) karena di politik itu nggak ada yang nggak mungkin. Sangat dinamis politik," ujar Puan di Bali, Minggu (25/2).
Anak Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu mengaku saat Rakernas ada pembahasan soal kriteria cawapres secara terbatas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Ada pembahasan) di internal terbatas kita juga bicarakan. Kan nggak mungkin kan politik itu tidak bicara sampai masalah cawapres," ujar puan.
Selain itu, Puan juga menegaskan keputusan akhir soal Cawapres Jokowi itu tetap berada di tangan Megawati dan akan diumumkan pada momentum yang tepat. Peserta rakernas memberikan mandat pada Megawati selaku Ketua Umum PDIP untuk menunjuk Cawapres pendamping Jokowi.
Berdasarkan survei sejumlah lembaga, nama Prabowo adalah penantang serius bagi Jokowi. Elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra itu selalu ada di belakang Jokowi meski dengan jarak yang cukup jauh.
Gerindra dikabarkan akan kembali mencalonkan Prabowo sebagai capres di 2019. Di Pilpres 2014, Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa bertarung dengan Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla. Namun saat itu Prabowo harus mengakui keunggulan mantan Gubernur DKI Jakarta itu. (sur)