"Saya kira enggak panik. Kalau soal dukungan itu, kan, dukungan banyak tidak menjamin bahwa akan menang," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Gedung DPR, Jakarta, Senin (26/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada masa lalu, waktu kita mendukung Pak Jokowi-Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) cuma berdua saja bisa menang. Jadi dukungan dari parpol tidak menentukan kemenangan," katanya.
Lihat juga:Fadli Zon: Prabowo Capres Harga Mati |
"Saya kira di sana tidak mudah untuk memilih cawapres, kan ada berapa tuh yang mungkin berminat juga, mungkin belasan juga. Belasan cawapres, kalau salah satu dipilih yang lain belum tentu happy juga kan," usainya.
Sementara itu terkait wacana opsi Jokowi-Jusuf Kalla, dia enggan memikirkannya. Namun opsi itu menurutnya perlu dikaji dari segi aturan perundang-undangan.
Dukungan kepada Jokowi dideklarasikan langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Rakernas III PDIP, di Bali.
Sebelum PDIP, partai lain seperti Golkar, NasDem, PPP, Hanura, PSI, Perindo dan PKPI telah lebih dulu menyatakan dukungan kepada mantan Wali Kota Solo itu. (wis/sur)