Situasi di lokasi bencana di Desa Pasir Panjang terlihat cukup cerah sehingga tim gabungan, yang antara lain personel Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan relawan bisa melanjutkan pencarian terhadap tujuh korban yang diperkirakan masih tertimbun material longsor.
Sebanyak empat ekskavator dan dua anjing pelacak juga dikerahkan untuk mendukung tim gabungan mencari para korban yang diduga masih tertimbun material.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:BNPB Kaji Penyebab Longsor di Brebes |
Tim gabungan pada Senin (26/2) sekitar pukul 12.00 WIB menghentikan lanjutan pencarian karena kawasan setempat diguyur hujan.
Selama proses penanganan bencana alam tersebut, tim gabungan juga menemukan sejumlah benda milik para korban, antara lain tiga sepeda motor, beberapa potongan perangkat sepeda motor, serta sejumlah bagian dari tubuh para korban.
Camat Salem Apriyanto Sudarmoko mengatakan personel tim gabungan melanjutkan pencarian para korban sesuai dengan pembagian sektor atau area yang diterjang bencana alam tersebut.
"Sesuai dengan pembagian sektor, dengan kegiatan yang optimal untuk dapat diketahui korban-korban yang dicari," ujar dia di lokasi bencana alam itu.
Ia mengakui bahwa tim gabungan harus bekerja ekstra hati-hati dalam pencarian korban, terutama karena kondisi tanah yang masih rawan longsor susulan dan cuaca yang masih sering diguyur hujan.
Apabila pada hari ketujuh pencarian ternyata belum semua korban ditemukan, pihaknya akan mengusulkan kepada pemkab untuk memperpanjang waktu pencarian hingga hari ke-14 mendatang.
"Sesuai dengan aturan, kami juga melakukan pendekatan kepada keluarga korban, apabila hingga masa darurat selesai ternyata belum semua ditemukan, supaya keluarga bisa mengikhlaskan," katanya.
[Gambas:Video CNN] (gil)